5 Kiat Dalam Memilih Investasi Yang Cocok Untuk Pemula
Meskipun jumlah peminat investasi makin bertambah, namun masih
banyak orang yang tidak tahu cara berinvestasi yang benar dan cenderung
menganggap sepele. Padahal jika salah langkah, bisa-bisa uang kamu habis
semua.
Sebenarnya jika tahu cara berinvestasi dengan benar, bisa jadi kamu yang memiliki gaji 5 juta rupiah/bulan bisa mengalahkan teman kamu yang bergaji 10 juta rupiah di masa mendatang. Tanpa berlama-lama lagi, berikut adalah 5 tips memilih investasi bagi pemula.
Sebenarnya jika tahu cara berinvestasi dengan benar, bisa jadi kamu yang memiliki gaji 5 juta rupiah/bulan bisa mengalahkan teman kamu yang bergaji 10 juta rupiah di masa mendatang. Tanpa berlama-lama lagi, berikut adalah 5 tips memilih investasi bagi pemula.
Banyak cara untuk merencanakan keuangan yang salah satunya adalah berinvestasi. Jaman sekarang ini, investasi mulai dirasa penting terutama bagi kaum millenials, karena slogan "menabung pangkal kaya" sudah terkesan old style dan justru hanya membuat uang kita berkurang akibat tergerus inflasi. For your information sobat Vestifarm, menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pertumbuhan jumlah investor aktif baru didominasi oleh masyarakat usia 17-30 tahun, mungkin kamu salah satunya?
1. Mengatur Tujuan Investasi
Mengetahui tujuan investasi merupakan hal yang yang penting
karena akan memotivasi kamu untuk melakukan investasi secara benar dan
terarah. Seperti pada postingan sebelumnya (link ke postingan resolusi
tahun baru), seseorang yang secara spesifik menentukan tujuan, akan
cenderung lebih berhasil dalam mencapai tujuan tersebut.
Tujuan investasi sangat beragam tergantung dari apa yang ingin kamu capai dalam hidup. Sebagai contoh, tujuan investasi kamu dapat berupa Ingin menambah dana untuk menikah, atau bisa juga ingin berinvestasi untuk membayar cicilan KPR rumah dan lain-lain.s
Setelah tahu tujuan investasi, kamu harus melakukan penelitian mengenai lamanya waktu dan jumlah dana yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Jadilah seorang yang realistis agar tujuan kamu berhasil.
Tujuan investasi sangat beragam tergantung dari apa yang ingin kamu capai dalam hidup. Sebagai contoh, tujuan investasi kamu dapat berupa Ingin menambah dana untuk menikah, atau bisa juga ingin berinvestasi untuk membayar cicilan KPR rumah dan lain-lain.s
Setelah tahu tujuan investasi, kamu harus melakukan penelitian mengenai lamanya waktu dan jumlah dana yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Jadilah seorang yang realistis agar tujuan kamu berhasil.
2. Memahami Risiko & Kemampuan
Risiko selalu ada ketika kamu memutuskan untuk mulai
berinvestasi, terutama jika kamu tidak melakukan penelitian yang tepat
terhadap dana yang diinvestasikan. Untuk itu, kamu harus mengetahui
resiko apa saja yang dapat terjadi selama kamu berinvestasi dan sudah
siap mental akan kemungkinan terburuk. Dengan mengetahui resiko yang
ada, kamu akan lebih peka dalam mengambil keputusan berdasarkan logika
dan akan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan tersebut.
Selain mengetahui resiko, kamu juga harus paham kemampuan kamu saat ini. Sebagai contoh, kamu dapat mencoba berbagai macam investasi yang 'sedikit' beresiko disaat kamu belum menikah dan memiliki banyak tanggungan. Sebaliknya, apabila kamu sudah menikah dan memiliki anak, kamu harus lebih berhati-hati dan mengurangi berinvestasi dengan resiko yang tinggi.
Selain mengetahui resiko, kamu juga harus paham kemampuan kamu saat ini. Sebagai contoh, kamu dapat mencoba berbagai macam investasi yang 'sedikit' beresiko disaat kamu belum menikah dan memiliki banyak tanggungan. Sebaliknya, apabila kamu sudah menikah dan memiliki anak, kamu harus lebih berhati-hati dan mengurangi berinvestasi dengan resiko yang tinggi.
3. Memahami Dasar Investasi
Ketika berurusan dengan investasi, kamu harus memiliki pemahaman
penuh akan investasi tersebut. Jika tidak, resiko kerugian yang dialami
akan lebih besar. Hal paling utama yang harus kamu pelajari adalah cara
kerja investasi tersebut. Jangan langsung tergiur akan keuntungan, kamu
harus menggali informasi sedalam-dalamnya dan jangan malu bertanya.
Apabila kamu hendak berinvestasi melalui sebuah platform, pastikan juga
platform tersebut aman dan terpercaya.
Ketika kamu sudah paham mengenai satu jenis investasi, jangan ragu untuk mendalami investasi jenis lainnya karena akan membuka wawasan mengenai pilihan investasi yang tepat dalam situasi tertentu.
Ketika kamu sudah paham mengenai satu jenis investasi, jangan ragu untuk mendalami investasi jenis lainnya karena akan membuka wawasan mengenai pilihan investasi yang tepat dalam situasi tertentu.
4. Pilih Jenis Investasi Yang Kamu Suka
Tips keempat adalah memilih instrumen investasi yang Kamu
kuasai, lebih baik lagi kalau memilih yang kamu sukai. Dengan memilih
jenis investasi yang kamu sukai, kamu akan merasa mendapat keuntungan
lebih selain uang. Sebagai contoh, kamu adalah seseorang yang memiliki
jiwa sosial yang tinggi, untuk itu kamu dapat mencari jenis investasi
yang selain menguntungkan juga memiliki dampak sosial seperti platform
bagi hasil Vestifarm.
Di Vestifarm, selain banyak pilihan proyek dengan keuntungan besar dan cepat, kamu juga dapat membatu mensejahterakan petani di Indonesia.
Di Vestifarm, selain banyak pilihan proyek dengan keuntungan besar dan cepat, kamu juga dapat membatu mensejahterakan petani di Indonesia.
5. Gunakan Uang Kamu Sendiri
Sangat tidak dianjurkan untuk menginvestasikan uang yang
dipinjam dari bank atau layanan lainnya. Kalau hal ini sampai terjadi,
tentu saja akan mengganggu margin keuntungan investasi yang kamu dapat.
Coba bayangkan, tentu kamu senang mendapat hasil dari investasi yang
kamu ikuti, namun tiba-tiba kamu ingat kalau masih ada tanggungan atas
uang yang kamu pinjam untuk berinvestasi. Bukan untung yang didapat,
malah jadi percuma kan?
6. (Bonus) Pilih investasi yang syariah agar lebih berkah
Sebagai tambahan, karena mayoritas penduduk Indonesia adalah
muslim, tentu wajib hukum nya dalam memilih jenis investasi yang
syariah. Selain bebas dari riba, banyak keuntungan yang bjsa kamu dapat
dari hasil investasi yang dijalankan secara syariah seperti:
- (1) Investasi kamu lebih aman karena investasi syariah menjauhkan kita dari transaksi gharar atau transaksi yang mengandung ketidakjelasan.
- (2) Memiliki dasar hukum yang jelas, tercantum dalam UU Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.
- (3) Tak hanya untung secara finansial tapi juga secara sosial.
Di Indonesia sendiri sudah banyak platform investasi dengan sistem syariah, salah satunya Vestifarm. Vestifarm percaya bahwa konsep Investasi syariah dapat membawa berkah bagi pendana dan Vestifarm sendiri karena menjauhkan riba dalam pelaksanaannya.
Nah sekarang kamu sudah mengetahui kiat memilih investasi yang cocok untuk pemula. Kamu juga bisa langsung belajar investasi melalui beragam proyek pendanaan di Vestifarm loh. Melalui penjelasan yang lengkap hingga simulasi untuk setiap proyek yang dibuka, memudahkan kamu untuk memahami konsep Vestifarm secara cepat (cek produk dan layanan Vestifarm) . Tertarik mencoba?
Sumber: https://vestifarm.com/5-kiat-dalam-memilih-investasi-yang-cocok-untuk-pemula
